Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Animo Kemarau

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau – Pakan merupakan salah satu faktor yang turut memilih keberhasilan dalam beternak. Syarat pakan yang diberikan harus berkualitas, mengandung zat atau materi yang diharapkan dengan komposisi yang seimbang. �Bila syarat tersebut telah terpenuhi, pakan tersebut sanggup disebut pakan berkualitas.

Pada ekspresi dominan kemarau ibarat ketika ini tentunya semakin susah untuk mencari hijauan masakan ternak (HMT). Apabila pakan keseluruhan diganti dengan formula pakan lengkap (complete feed) tanpa adanya hijauan tentu saja menciptakan biaya operasional untuk pakan semakin membengkak. Hal tersebut mendorong peternak ruminansia (sapi, kambing, domba, dll) banyak yang menjual ternaknya alasannya yaitu kesulitan mencari pakan, sehingga menjadikan harga jual binatang ternak ruminansia menjadi anjlok. Untuk mengatasi problem tersebut perlu beberapa alternatif materi pakan semoga problem tersebut sanggup teratasi.

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau  Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau

Gedebog Pisang Sebagai Pakan Ternak

Pohon Pisang yaitu tanaman yang sangat tahan terhadap ekspresi dominan kemarau, limbah dari perkebunan pisang sanggup dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif dikala ekspresi dominan kemarau baik itu pakan ternak sapi maupun babi. Pemanfaatan limbah perkebunan pisang ini untuk pakan mulai dari bonggol pisang, batang pisang, jantung pisang, tandan pisang, pelepah dan daun pisang.

Berdasarkan dari hasil riset dan percobaan yang telah dilakukan Universitas Padjajaran ( UNPAD ) wacana fermentasi gedebog dan bahan-bahan lain ibarat umbi singkong dan biji jagung� untuk masakan ternak lengkap dengan nilai nutrisi yang cukup. Antara lain formula dan komposisi yang telah dikaji yaitu sebagai berikut :

(TA) gabungan 70 % batang pisang, 15 % umbi singkong dan 15 % biji jagung.(TB) gabungan 60 % batang pisang, 20 % umbi singkong dan 20 % biji jagung.(TC) gabungan 50 % batang pisang, 25 % umbi singkong dan 25 % biji jagung.(TD) gabungan 40 % batang pisang, 30 % umbi singkong dan 30 % biji jagung.(TE) gabungan 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.

Dan setiap formula telah diuji berulang sebanyak 4 (empat) kali. Perubahan yang teliti mencakup nilai pH, kandungan air, materi kering, abu, protein kasar, serat kasar, materi ekstrak tanpa nitrogen (BETN), dan lemak kasar. Hasil penelitian mengatakan bahwa bioproses (ensilage) gabungan batang pisang, umbi singkong dan biji jagung sebagai alternatif masakan ternak lengkap tidak menurunkan nilai nutrisi� batang pisang, dan� ada peningkatan kandungan materi kering yang pada� batang, pisang. Kombinasi gabungan yang terbaik untuk batang pisang sebagai ransum lengkap� yaitu 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau  Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau