Kedungpoh Lor, Nglipar Pusatnya Madu Orisinil Di Gunungkidul

 Nglipar Pusatnya Madu Asli Di Gunungkidul Kedungpoh Lor, Nglipar Pusatnya Madu Asli Di Gunungkidul

Kedungpoh Lor, Nglipar Pusatnya Madu Asli Di Gunungkidul – Warga Dusun Kedungpoh Lor, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar sudah usang dekat dengan lebah. Di Dusun ini memelihara lebah merupakan tradisi turun temurun yang sudah dilakukan semenjak lama.

Ketua Kelompok� Lebah SARI ALAMI Dusun Kedungpoh Lor� Wastono menyatakan bahwa total ada 300 stup (rumah lebah) yang kini dikelola kelompok.

Kelompok Budidaya Lebah Di Kedungpoh

Selain 16 KK yang sudah tergabung dalam kelompok, hampir setiap KK, memiliki peliharaan lebah. Mereka mengelola dan sanggup memasarkan sendiri� atau lewat kelompok hasil madunya. Satu kali panen, satu stup sanggup menghasilkan 1,5 kg madu, kata Komarudin, salah satu anggota kelompok. Tetapi akhirnya tidak matematis, lantaran akan bergantung persediaan masakan yang ada disekitarnya.� Kelompok ini satu kali panen minimal menghasilkan 1,5 kuintal madu. Dengan harga jual Rp 240 ribu tiap kg, akhirnya Rp 36 juta. Dibagi 16 KK akhirnya Rp 2, 25 juta.

Jual Koloni Dan Terapi Sengat Lebah

Kelompok juga melayanani penjualan koloni lebah bagi yang ingin memelihara sendiri, silahkan tiba ke Kedungpoh lor. Ketua Kelompok juga melayani terapi sengatan lebah,maka bagi yang memiliki keluhan sakit kepala, pegel linu, darah tinggi, terkilir dll, sanggup tiba ke kelompok untuk terapi sengatan lebah, soal biaya terserah pasien lantaran selama ini belum memilih tarif.

Terkait dengan hal itu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gunungkidul menuturkan dengan adanya budidaya lebah madu di Kedungpoh Lor diperlukan sanggup mendukung wisata Embung Sriten di Desa Pilangrejo, Nglipar ini.