Penambangan Kerikil Belah Di Perbatasan Patuk Gedangsari

Penambangan kerikil Belah Di tempat perbatasan antara Kecamatan Gedangsari Dengan Kecamatan Patuk Gunungkidul, Tepatnya di Derah setro. Penambangan kerikil belah di Tekuni oleh beberapa warga berapa tahun belakangan ini. penambangan kerikil belah ini terdiri dari empat kelompok setiap kelomok terdiri dari dua atau tiga orang. penjualan Batu belah yang di tambang dari tempat ini sangat gampang aneka macam pesanan pesanan baik dari sebuah proyek maupun dari warga sekitar sendiri.

Penambangan kerikil Belah Di tempat perbatasan antara Kecamatan Gedangsari Dengan Kecamatan P Penambangan Batu Belah Di Perbatasan Patuk Gedangsari

Warga masarakat yang membeli kerikil belah biasana di gunakan untuk talut sawah, pada ekspresi dominan kemarau ketika ini waktu yang paling sempurna untuk membenahi talut sawah yang jebol pada ekspresi dominan penghujan yang lalu.sedangkan Batu balah untuk proyek pembangunan biasanya di gunakan untuk pondasi bangunan dan talut jalan raya yang bisanya memakai kerikil belah yang tidak mengecewakan banyak.

Hasil dari penambangan kerikil belah ini tidak mengecewakan bagus´┐Ż per hari setip orang dapat menghasilkan uang seratus ribu bahkan lebih. ukuran penjualan kerikil belah ini biasanya memakai ret truk. satu ret truk di lokasi bisanya di jual dengan harga dua ratus tiga puluh ribu rupiah harga ini sudah termasuk tenaga muat. Kalu harga sampe di lokasi biasany harga kerikil di penambangan di tambah transpot truk. transpot truk tergantung jarak dari pengambilan kerikil belah dengan tempat setoran kerikil ini.Setiap truk sekali angkut kerikil belah i keanakan pajak sebesar sepuluh ribu sampai lima puluh ribu rupiah pajak ini nantinya akan di gunakan perbaikan jalan jiga ada yang rusak

penambangan Batu belah ini dengan cara manual, alat yang di gunakan alah pahat, bodem atau palu yang besar dengan berat tiga sampe lima kilo gram yang di gunakan untuk memukul pahat yang di tancapkan di batu. selain itu penambang manual jiga memakai linggis untuk mencongkel kerikil yang sudah pecah.